Berikut Beberapa Pertanyaan yang sering ditanyakan

Tubuh manusia, secara mikroskopik terbangun oleh 2 unsur utama, yaitu bakteri dan sel. Ilmuwan Yahudi di Palestina menemukan bahwa 1 sel didampingi 1-10 bakteri probiotik; sehingga, jika tubuh memiliki 100 sel, maka bakteri yang menyertainya berjumlah 100-1000 bakteri. Sedangkan di dalam tubuh manusia sendiri terdapat sekitar 36 Triliun sel.  Maka diperkirakan jumlah bakteri dalam tubuh manusia adalah sekitar 36-360 trilliun bakteri.

Jadi, tubuh kita adalah mikrobioma yang berjalan. Mikrobioma adalah keseluruhan mikroba yang hidup di dalam tubuh manusia, hewan, tumbuhan, dan sebagainya. Kata mikrobioma pertama kali digunakan oleh Joshua Lederberg untuk menggambarkan komunitas ekologi mikroorganisme komensal, simbion (makhluk yang hidup bersimbiosis — cek KBBI), atau patogen (penyebab penyakit) yang secara langsung menempati suatu ruang di dalam tubuh. Mikrobioma yang berasosiasi dengan manusia disebut mikrobiota, meski mikrobioma dan mikrobiota sering digunakan bersamaan (lihat jurnal “Mikrobioma: Pemahaman Baru tentang Peran Mikroorganisme dalam Kehidupan Manusia“, Pratiwi P. Sudarmono, 2016).

Para bakteri atau mikroba itu pada dasarnya tidak ada yang bersifat patogen atau mematikan jika bakteri tersebut hidup dalam komunitas. Mereka hidup mengikut perintah Allah SWT, yaitu berpasang-pasangan dan berjamaah membentuk komunitas. Bukankah Allah SWT menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan? Dalam Q.S. Adz-Dzariyat: 49 Allah berfirman yang artinya, “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah).” Bahkan dalam Q.S. Yaasin: 36, Allah berfirman yang artinya, “Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.”

Namun demikian, ketika ada 1 strain bakteri yang mendominasi pertumbuhan di dalam tubuh, maka strain bakteri ini akan menimbulkan penyakit bagi pemilik tubuh. Oleh karena itu, keseimbangan ekosistem mikrobioma menjadi kunci utama tubuh sehat. Sel tubuh membutuhkan rekan kerjanya dalam mengelola sistem tubuh, yaitu 1-10 strain bakteri / mikroba.

Probiotik yang dalam satu ekosistem, yaitu: mikroba positif (fungsi positif), negatif (potensi patogen), komensal, aerob (hidup perlu oksigen), anaerob (bisa hidup tanpa oksigen), ketika berkembang biak / beregenerasi, hidup berdampingan dengan komposisi tertentu, akan membuat siklus keseimbangan sebagai tameng tubuh agar selalu dalam kondisi sehat. Inilah yang disebut sebagai Probiotik Siklus (PS).

Maksudnya adalah bakteri tersebut berada dalam sebuah sistematika kerja yang berantai dari tahapan kerja yang satu ke tahapan kerja yang berikutnya. Tahapannya selalu dalam urutan yang sama. Setiap tahapan akan menghasilkan zat yang akan diproses pada tahapan berikutnya. Hasil akhir dari rangkaian tahapan itu adalah Nutrien, salah satunya yaitu asam amino yang diperlukan oleh host (tubuh kita jadi host / tempat mereka tinggal), sehingga dengan konsumsi PS ini kita yang akan diuntungkan .

Kalau bakteri yang tidak siklus, berarti bakteri tersebut tidak berada dalam rangkaian tahapan seperti di atas. Kemungkinannya adalah karena golongan bakterinya yang ada di komunitas bakteri itu tidak lengkap, bisa jadi hanya 1 atau 2 golongan saja. Dengan keterbatasan jenis golongan bakteri seperti itu, maka tidak akan terjadi sebuah siklus tahapan kerja berantai yang sempurna.

Formula Probiotik Siklus ini dalam bekerja, sifatnya tidak akan pernah merusak satu bagian sel tubuh untuk memperbaiki sel tubuh yang lain, sebagaimana terapi-terapi lainnya. Sebagai contoh, penggunaan antibiotik untuk mengembalikan kesehatan dilakukan dengan mematikan 1-3 strain dari 10 strain bakteri yang dibutuhkan sel dalam bekerja. Konsep kerja formula Probiotik Siklus secara utama adalah mengoreksi inti sel RNA/DNA secara pasti, perlahan, dan sistematis tanpa menimbulkan kerusakan dan perubahan sistem metabolisme dalam tubuh manusia. Jadi cara kerja PS adalah menghancurkan dulu RNA dari organ yang rusak, setelah itu membangun lagi RNA organ tersebut dari awal. Namun hal yang terpenting adalah ketika bekerja, formula Probiotik Siklus ini tidak akan membunuh satu strain bakteri pun dalam memperbaiki ekosistem mikrobioma.

Hanya saja, kecepatan proses perbaikan ini yang sering kali tidak secepat harapan manusia. Masa terapi untuk perbaikan inti sel RNA/DNA secara menyeluruh, pada umumnya memakan waktu minimal 3 hingga 9 kali siklus kehidupan sel, yaitu 9 – 27 bulan, dimana per siklus bakteri dan sel memakan waktu 3 bulan.

Efek yang tampak di antaranya tubuh jadi drop, tapi sifatnya “sementara”. Secara bertahap tubuh akan kembali normal. Namun keadaan drop “sementara” itu memerlukan waktu yang relatif. Kadang singkat, kadang juga lama sampai beberapa bulan. Di sinilah perlunya kesabaran dan selalu berpikir positif terus-menerus.

Namun Alhamdulillah, manfaat formula Probiotik Siklus banyak yang sudah merasakan dalam waktu kurang dari sebulan diaplikasikan.

***

Sumber: WAG Grup Probiotik dan sumber lainnya.

Maksudnya “siklus” adalah bahwa bakteri tersebut berada dalam sebuah sistematika kerja yang berantai dengan tahapan kerja yang satu ke tahapan kerja yang berikutnya. Tahapannya selalu dalam urutan yang sama. Setiap tahapan akan menghasilkan zat yang akan diproses pada tahapan berikutnya. Hasil akhir dari rangkaian tahapan itu adalah Nutrient, salah satunya yaitu asam amino yang diperlukan oleh host, tempat di mana mereka tinggal.

Kalau bakteri yang “tidak siklus”, berarti bakteri tersebut tidak berada dalam rangkaian tahapan seperti di atas. Kemungkinannya adalah karena golongan bakterinya yang ada di komunitas bakteri itu tidak lengkap, bisa jadi hanya 1 atau 2 golongan (strain) saja. Dengan keterbatasan jenis golongan bakteri seperti itu, maka tidak akan terjadi sebuah siklus tahapan kerja berantai yang sempurna.

Pernah dijelaskan oleh Formulator mengenai siklusnya secara sederhana seperti ini:

Prebiotik
\/
Bakteri golongan viruseae ==> zat Methan

Zat Methan
\/
Bakteri golongan Coli ==> zat Ethanol

Zat Ethanol
\/
Bakteri golongan Sporongae ==> zat Nitrit

Zat Nitrit
\/
Bakteri golongan Nitrobakter ==> zat Nitrat

Zat Nitrat
\/
Bakteri golongan Bacillus ==> Nutrient

Dalam bagan di atas terlihat bagaimana: mereka (bakteri-bakteri itu) saling memberi, saling menerima, dan saling mendukung.

Baca juga tentang: Apa Itu Probiotik Siklus?

Untuk konsep bahwa dalam siklus itu ada sistem saling melindungi, contohnya (seperti yang dijelaskan oleh Pak Basuki): ada bakteri yang bersifat thermophilic (tahan panas). Misalnya adalah nitrobacter. Golongan ini tahan panas hingga suhu 340 derajat C. Nitrobacter ini memiliki cangkang. Ketika PS dipanaskan (dicampur dengan air panas), maka bakteri-bakteri yang tidak tahan panas akan berlindung di dalam cangkang nitrobacter. Dengan demikian, bakteri-bakteri tersebut tidak musnah atau rusak karenanya.

Bakteri-bakteri itu juga mengeluarkan antibiotik yang akan digunakan sebagai “peluru” untuk menyerang zat-zat atau makhluk yang dianggap berbahaya bagi komunitas mereka. Ini juga merupakan salah satu contoh saling melindungi.

Dan kita semua yakin masih banyak sistem kerja mereka yang ajaib dan belum kita ketahui yang hanya bisa membaca hasil penelitian para pakar seperti Prof formulator.

[17/7 05:42] +62
852-9062-XXX: Assalamualaikum..

Maaf, Mau tanya Pak Bas, para dokter dan para ahli PS di sini🙏

Ibu mertua sy, sakit DM sudah lama. Minum obat terus dr dokter. Seperti biasa.
Singkat cerita, anak pertama nya (mbak ipar sy) meninggal krn kista. Entah kebetulan atau mmg ada guncangan mental, setelah 7hr, ibu mertua sy drop, kmd masuk RS. Gula tinggi, hb rendah, demam, ada semacam flek di paru2 krn infeksi virus kata dokter, di rapid non reaktif.
Catatan: sudah mulai mengkonsumsi G12, atau kadang g10, minum sisa2 punya mbak ipar yg meninggal.
5hr di RS dinyatakan boleh pulang. Lanjut konsumsi PS yg ada, kadang G12+biozime. Selama di rumah, kadang demam tinggi, badan gatel2 pdhl ga ada bentol atau koreng atau apa. Tambah minum rebusan sirih+kunir utk gatel, dan kapsul habbatussauda utk demam. Blm 1 minggu di rumah, sudah drop lg, masuk RS.
Nadi rendah sekitar 40an
Tensi rendah
Hb 8
Ureum 136 (normal 15-30)
Creatin 4,8 (normal 0,1-1)
Kalium 6,4 (normal 3,5-5)
Gula 477
Kmd saran dokter di Haemodalisa (cuci darah).
Manut di cuci darah.
Stlh itu, agak segar. Tensi perlahan naik, nadi naik. Tp msh sering demam. Dan di tangan bengkak, katanya gara2 infus 3 cabang, naikin tensi, naikin nadi dan apalagi sy lupa.
Demam nya dikasih obat penurun demam. Tp jk dikasih obat demam, efeknya gula naik.
Oleh ahli gizi ada saran2 ttg makanan, salah satunya ndak boleh makanan/minuman ber kalium, salah satunya kelapa dan air kelapa.
Ginjal sudah lemah. Minum pun maks 1liter, sudah dihitung jk konsumsi sayur berkuah.
Kemarin sore (6hr di rawat) dinyatakan boleh pulang..

Pertanyaan:
Masih bisa kah di terapi dg biosyafa, (mendampingi obat2 dr dokter), krn biosyafa itu air kelapa fermentasi. Yg membuat keluarga ragu, krn dari air kelapa dilarang oleh dokter.

Jika masih bisa dg biosyafa, yg diminum apa saja nggih?
Di rumah adanya skrg ada G17, G14, biozime, biozime super, bio maxima punya anak saya, serbuk kanker, dan paket promil (adik ipar jg konsumsi biosyafa utk promil).

Terimakasih saran2 dan masukan nya..
Semoga biosyafa semakin luas menebar manfaat. Aamiin

[17/7 05:54] Dyana Sumenep: Masih bisa dengan BioSYAFA.

Air kelapa di PS hanya untuk media kultur bakterinya. Selain itu…. Semua yang terfermentasi kualitasnya lebih baik drpd yg tidak… jd tidak bisa disamakan dengan air kelapa yang baru ambil dari tempurungnya trus diminumkan (gampangnya gitu kalo saya).

yang paling penting itu psikisnya malah. Ketika beliau Ridlo atas meninggalnya anaknya…. Maka semua akan kembali normal. Banyak yang begitu.

[17/7 06:10] +62 852-9062-XXX: Jadi air kelapa sbg media itu, sudah tidak tinggi lagi kalium nya ya bu Dyana? Karena yg di khawatirkan td itu, kandungan kalium di air kelapa itu tinggi.

Untuk psikis, ini jd PR besar, krn kami blm tau benar, sbnrnya bgm perasaan ibu skrg ini. Beliau sudah sepuh juga (usia krg lebih 70 th), jd kami hati2 dlm berkomunikasi. Saat ini yg dilakukan hanya menghibur, utk mengilangkan kesedihan. Tp kami jg blm yakin, apakah yg sdg ibu rasakan dlm hati nya yg paling dalam. Krn mbak yg meninggal itu yg serumah dg beliau selama ini, yg merawat ibu ktk sakit atau butuh apapun.

[17/7 06:15] Cici Depok: Kalau lihat dari masalah kulit yg muncul mendadak, beliau ini memendam rasa sedih yg mendalam, mas Cahyo..

Justru kunci pengobatan ibu ini di kondisi hati dan peràsaannya.
Sebaiknya minta orang yg bisa didengarkan ibu nasihatnya untuk bicara dan menghibur beliau.

[17/7 06:16] +62 852-9062-XXX: Masalah kulit, kok ada hubungan nya dg rasa sedih bu?

[17/7 06:18] Cici Depok: 😁

Penjelasannya bukan di ilmu PS,
Saya tidak bisa menjelaskannya disini, karena biasanya dianggap tidak terkait PS.
Saya japri saja, ya 🙏🏼

[17/7 06:44] Yenny Malang: Bisa Pak, ini psikosomatis. Kondisi sedih yang mendalam, stress, dll, akan mempengaruhi mikrobioma/mikrobiota. Kondisi ini bila dipicu/disertai hal lain bisa menimbulkan biduran, ruam (biasanya dipicu cuaca dan makanan).
Penjelasan ilmu PS nya terkait dengan kondisi Mikrobioma/mikrobiota yang terganggu karena faktor psikis (pikiran). Itulah sebabnya saran untuk memperbaiki pola pikir harus dijalankan tidak hanya konsumsi PS nya saja.

Bisa dijelaskan di ilmu PS 💖

[17/7 06:46] Basuki Rokhmad: Bisa lah, kata nya siapa gak bisa.

[17/7 06:51] Cici Depok: Bisa buat yg membuka diri bahwa PS juga bukan segalanya 🤭

Karena pendekatan keilmuannya berbeda, kadang2 ada yg belum bisa melihat hubungannya tapi langsung menganggap tidak terkait.

Ini yg saya pelajari dari pengalaman saya sendiri menjelaskan dari sudut pandang lain disini 🙏🏼

[17/7 06:54] Yenny Malang: Saya tidak mengatakan bahwa PS segalanya. Ini hanya sebagian kecil saja dari karuniaNya kepada kita hambanya.

Saya hanya meluruskan bahwa ini bisa dijelaskan di PS. Ilmu PS ini secara keilmuannya merujuk pada Mikrobioma/Mikrobiota. Para ahli di bidang ini terus melakukan penelitian terkait komunitas mikroba yang mendiami tubuh manusia. Mereka menyebutkan berbagai

Berbagai penelitian yang ujungnya masiiih sangat jauh. Artinya yang dipahami sekarang masih sangat sedikit

[17/7 06:55] +62 852-9062-XXX: MasyaAlloh ilmu nya tambah luassss

[17/7 07:03] Basuki Rokhmad: Kalau ada yg menyatakan bahwa PS segalanya, itu pasti salah, dan dari orang yang tidak faham

[17/7 07:03] Dyana Sumenep: 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻

Setuju

Betul….
Gagal faham itu namanya.

Klo sampai berfikir PS segalanya. Tandanya sudah mulai menjauh dari keyakinan akan kekuasaan Allah.

[17/7 07:06] Cici Depok: 🤗

Mudah-mudahan kita semua dijaga Allah dari merasa seperti itu, secara sadar ataupun tidak 🤲🏼

[17/7 07:06] Yenny Malang: Aamiin ya rabbal’alamiin

[17/7 07:08] Basuki Rokhmad: Di banyak saran, saya tdk pernah menomer satu kan PS, tapi : sikap, ibadah, pola makan, pola hidup, pola pikir, baru PS.
Dan masih bisa dikombinasi dg obat kimia atau herbal atau kemo terapi, atau yg lainnya

[17/7 07:08] Yenny Malang: Semoga Allah membuka pintu hati kita, betapa luas ilmuNya. Dan hanya sedikiiiit sekali yang bisa kita kita fahami dan jelaskan

[17/7 07:09] Yeyen Bpp: Betul sekali pak Guru, harus holistik

[17/7 07:12] Basuki Rokhmad: Apalagi kalau ada yg datang ke rumah…..
Selalu saya ajak diskusi ttg sikap.

Bu @⁨dr Arifah. Lamongan⁩ mjd saksi, ketika Paklik nya datang ke rumah, saya ajak diskusi yg tema nya persiapan menyongsong kematian, setelah 2 jam lbh, baru tentang biosyafa.

[17/7 07:13] Yenny Malang: Saya menemukan benang merah ini ketika membuka diri (banyak membaca dari berbagai sumber) begitu banyak hal yang terjadi yang mempengaruhi komunitas bakteri yang ada di tubuh manusia. PS yang kita minum (sebagai asupan) tidak cukup memperbaiki, justru yang utama adalah pola pikir, ketenangan hati, dll)

[17/7 07:13] Basuki Rokhmad: Lha kalau yg bilang PS SEGALANYA, dia pasti gagal faham

[17/7 07:13] Yenny Malang: Sangat Setuju Setuju Sekali 😁

[17/7 07:21] Basuki Rokhmad: Dulu…….
Ketika mas Dundie datang ke rumah, bersama kang ustadz @⁨ArifSufia Balikpapan⁩, tema itu pula yg saya sampaikan.
Istrinya mas Dunde yg divonis tinggal menunggu hari H kematian nya.

Begitu pula ke mas Bahar yg divonis tidak akan bisa bertahan hidup.

Begitu pula ke bunyai @⁨Dyana Sumenep⁩ untuk ibundanya.

Begitu pula ke mbak @⁨Qudsi Sukoharjo⁩ ..

Semuanya saya ajak menyongsong kematian …..

Barulah PS hanya kebagian tdk lebih dari 10% dari waktu diskusi

Saya masih mengamodasi obat2 kimia, metode operasi, bekam, acupuncture, PAZ, kiropraksi, kemoterapi, dsb, itu menunjukkan bahwa PS bukan segalanya.

Di pertanian, peternakan, perikanan, metode yg kami kembangkan metode hybrid, itu artinya masih menggunakan obat /pupuk kimia.

Ini saya sampaikan dulu, supaya mas @⁨Cahyo3p⁩ tidak ikut gagal faham

Memberikan saran PS nya mudah & tidak perlu berpanjang2 kalimat

[17/7 07:37] Nurul.Sumenep: Ridho akan kematian..itu yg paling penting ketika pikiran lagi drop bahkan saat psikomatis…kalau itu sdh nancap di hati…hati bs sumeleh…menerima apapun yg terjadi ….ini kuncinya menurut saya mbak Dy

#GPS 4
#16 Juli 2020


❓B Laurensia H: kebetulan ini ada concern jg dr konsumen soal perubahan warna produk. Apakah itu berpengaruh thdp kualitas produk sementara? Apakah ada kerusakan dlm perjalanan?

FYI ed dr produk di foto I 2022, dan foto II 2021.
Jadi dia pikir ini soal pengaruh ed juga. (tp sdh dijelaskan kalau utk PS, makin lama makin bgs. Ed hanya utk pemenuhan formalitas hukum)
Ada konsumen bertanya knp warna G12 yg foto II lbh kuning drpd yg I.

👨🏻‍💻Bpk Mentor PS: Karena kondisi yg udara terpapar oleh covid 19, ternyata G8, G10, G12, G17 telah mengalami proses penyesuaian secara alamiah yang luar biasa…….
Untuk sekedar pengetahuan internal kita saja….

*Di Biotoksi, terdapat tidak kurang dari 5000 strain bakteri, Sehingga tampilan nya lebih keruh.

*Di G10 , terdapat tidak kurang dari 8.500 strain bakteri. Tampilanya juga lebih keruh

Di G12, terdapat tidak kurang dari 10.500 strain bakteri ,
Dan tampilannya lebih keruh lagi, bahkan cenderung kekuningan.

Ini terjadi secara “alamiah”, yg tidak bisa dipaksa menjadi bening seperti semula.

*Di CG17, terdapat lbh dari 18.500 an strain bakteri, atau bahkan lebih dari itu…..
Sehingga lebih sulit dikendalikan, alias mudah mlenthu dan merembes……….

Semula di duga terdapat sekitar 400 enzim di dalam setiap formula PS ini.
Dan bbrp hari yg lalu sdh saya share, teridentifikasi 62 senyawa enzim.
Ternyata, sebenarnya terdapat ribuan senyawa enzim di dlm formula PS

Sehingga formulator sampai bilang :
*silahkan di riset , mungkin selama hidup kalian, tidak akan pernah menemukan dan menguraikan kandungan senyawa2 enzim (rahasia) dari dari formula2 PS.

GPS: 14/6/2020

Bpk Mentor PS: Biozime maupun Biozime super itu, kombinasi antara prebiotik dan probiotik.

Prebiotik itu semua jenis nutrisi, bisa dari sayur, buah, tanam2an herbal, maupun daging, ikan telor.

Probiotik itu makhluk hidup, bakteri.

Kombinasi antara prebiotik dan probiotik itu menghasilkan produk sinbiotik.

Yang membedakan antara Biozime dengan Biozime Super itu prebiotik nya.

Biozime, prebiotik nya bersifat atau berfungsi membantu proses regenerasi sel.

Biozime Super, prebiotik nya lebih berfungsi sebagai antioksidan.

#GPS3, 08 Mei 2019

Penjelasan ttg Nuzym & Levofloxacin .

[26/3 18:34] Basuki Rokhmad: Mungkin ada yang bertanya-tanya,
Kenapa saya sering merekomendasikan untuk minum Nuzym, dulu CoQ10
Dan antibiotika kimia nya levofloxacin, paten (bukan premium loh ya…) nya voxatic .

Alasan nya, sbb :
* Nuzym. Isinya ubiquinone. Ubiquinone itu, membantu proses oksigenasi darah ,jantung dan otak.
Ubiquinone itu bisa menjadi makanan bagi bakteri.
Oleh bakteri dirubah menjadi enzim organik yang bermanfaat membantu proses regenerasi bakteri.
Antara bakteri dan ubiquinone bisa terjadi simbiosis mutualisme ,karena ubiquinone bisa menjadi katalisator bagi bakteri.

Ubiquinone sebenarnya ditemukan di habbatusauda.
Habbatusauda begitu bagus manfaatnya karena salah satu kandungan nya ya ubiquinone alami / organik.

Produk yang ada kebanyakan juga mengandung L. Carnitine.
Padahal, sebaiknya kita jangan meng-konsumsi L. Carnitine itu. Bisa merusak ginjal, hati, dsb. Sifatnya serupa dengan doping. Makanya dipakai oleh atlit binaraga maupun penggiat fitness.

Nuzym itu harganya relatif murah. Produk2 yang serupa harganya relatif mahal.

Nah, kebetulan lewat proses negosiasi bertahap, saya dapat diskon hampir 50% dari harga pasaran, sehingga dapat harga terendah.
Harga dari repmed itulah yang saya berikan,bukan harga komersial.
Adapun kalau bisa dapat yang lebih murah, silahkan.

Nuzym diproduksi oleh pt guardian.
CoQ10,diproduksi oleh pt Konimex.
Grade nya, guardian lebih baik.
🙏

Saya di rumah sudah cukup lama mengkonsumsi air 1 galon + 4 sendok G10. Selama sekitar 1 bulan ini, guci galonnya tidak saya cuci. Langsung saya isi begitu saja jika air sudah habis.

Ketika saya amati, dalam airnya semacam ada putih-putih seukuran kurang lebih 1 mm yang bertebaran. Tetapi tetap saya minum airnya dan alhamdulillah tidak apa-apa.

Kira-kira itu apa nggih, Bu?

~ Dwi Sugeng Riyadi, Sragen

Untuk menjawabnya, kami copaskan diskusi di WAG GPS dengan sedikit editing:

[01/02 18:58] doc PS: Jadi ingat Pak. Pada kondisi suhu ekstrim terlalu panas, atau dingin, ada bakteri tertentu yang masih bisa bertahan hidup dengan cara mengubah bentuk tubuhnya, misalnya dalam bentuk vegetatif/spora. Nanti setelah suhu lingkungan kembali seperti biasa, mereka akan berubah ke bentuk generatif seperti biasanya. Benar nggih, Pak Bas?

[01/02 18:59] Basuki Rokhmad PS: Benar… Salah satu bentuk yang sering saya sampaikan adalah adanya semacam kotoran putih di beberapa varian PS ini.

[01/02 19:00] doc PS: itu koloni spora, ya Pak?

[01/02 19:00] Basuki Rokhmad PS: Yezzzzz..

[01/02 19:00] doc PS: Subhaanallah..

[01/02 19:01] ‪+62 816-649‬: Alhamdulillah sering menemukan di G10 dan G12..,

[01/02 19:02] Basuki Rokhmad PS: Endapan itu, kalau dilihat dengan indera yang sudah diberi tahu oleh Allah, akan tampak indah banget.

Dalam brosur Biosyafa G10 dan G12 memang sengaja disebutkan sebaiknya konsumsi PS ini dicampur dengan air biasa. Tidak dengan air panas. Sebenarnya bagaimana?

Probiotik siklus (bakteri) ini efektif melakukan regenerasi pada suhu ruangan. Suhu ruangan mulai dari 15 derajat C sampai 37 derajat C. Pada suhu itulah PS akan ber-regenerasi.

Suhu tubuh manusia adalah suhu idealnya bagi PS untuk ber-regenerasi juga. Suhu tubuh manusia itu rerata 35-36,5 derajat C.

Berapakah suhu air hangat?
Rata-rata air hangat yang biasa diminum itu 42-45 derajat C. Pada suhu itu, PS hanya “dormen” saja. Dormen bermakna bakteri ditidurkan alias tidak aktif. Sesaat setelah air hangat itu masuk ke dalam mulut dan tenggorokan kita, maka suhunya langsung sesuai dengan suhu tubuh manusia. Pada saat itu juga, PS yang bertemu dan berinteraksi dengan “saudara-saudara-nya” (sesama bakteri) yang ada di air liur, langsung “hidup”, ber-regenerasi, dan bergembira ria, serta langsung efektif bekerja / hidup sesuai sifatnya.

Jadi, BOLEH dicampurkan dengan: air hangat, teh hangat, jeruk hangat, kolak hangat, jahe hangat, angsle hangat, wedang ronde hangat, dan sebagainya.

Juga BOLEH dan LEBIH BAGUS dicampurkan ke dalam: air biasa, air dingin, es teh, es degan, es blewah, es campur, es teler, es krim, es dawet, es kolang-kaling, es cincau, dan sebagainya.

Minum PS ini,
Dapat segarnya… 
Dapat sehatnya… 
Dapat bonusnya.

Apakah boleh dicampur dengan air panas?

Sebenarnya BOLEH SAJA komsumsi PS ini dicampur dengan air panas. Karena, Prof formulator telah mengumpulkan bakteri dari seluruh belahan dunia. Salah satunya diambil dari Golden Valley, Amerika, yang merupakan pasir muntahan gunung berapi. Kalau bakteri tersebut pernah berada dalam perut gunung berapi yang suhunya sangat tinggi, berarti dia punya sifat tahan terhadap suhu yang tinggi.

Prof mengambilnya dari sana dan ketika menjadi bagian dari formula PS yang kita konsumsi, maka PS ini tahan terhadap suhu yang tinggi, yakni hingga 340 derajat C.

Sementara air yang kita didihkan paling hanya sekitar 100 derajat C. Apalagi hanya menggunakan air panas dari dispenser yang mungkin tak lebih dari 90 derajat C. Insya Allah, PS ini tak ada masalah dicampur dengan air panas tersebut.

Tetapi pertanyaannya, apa ya kita akan konsumsi PS dengan dicampur air panas terus diminum? Tentu tidak. Tetap menunggu hangat atau dingin.

***

Sumber: penjelasan Pak Basuki dalam grup PS.

Maksudnya “siklus” adalah bahwa bakteri tersebut berada dalam sebuah sistematika kerja yang berantai dengan tahapan kerja yang satu ke tahapan kerja yang berikutnya. Tahapannya selalu dalam urutan yang sama. Setiap tahapan akan menghasilkan zat yang akan diproses pada tahapan berikutnya. Hasil akhir dari rangkaian tahapan itu adalah Nutrient, salah satunya yaitu asam amino yang diperlukan oleh host, tempat di mana mereka tinggal.

Kalau bakteri yang “tidak siklus”, berarti bakteri tersebut tidak berada dalam rangkaian tahapan seperti di atas. Kemungkinannya adalah karena golongan bakterinya yang ada di komunitas bakteri itu tidak lengkap, bisa jadi hanya 1 atau 2 golongan (strain) saja. Dengan keterbatasan jenis golongan bakteri seperti itu, maka tidak akan terjadi sebuah siklus tahapan kerja berantai yang sempurna.

Pernah dijelaskan oleh Formulator mengenai siklusnya secara sederhana seperti ini:

Prebiotik
\/
Bakteri golongan viruseae ==> zat Methan

Zat Methan
\/
Bakteri golongan Coli ==> zat Ethanol

Zat Ethanol
\/
Bakteri golongan Sporongae ==> zat Nitrit

Zat Nitrit
\/
Bakteri golongan Nitrobakter ==> zat Nitrat

Zat Nitrat
\/
Bakteri golongan Bacillus ==> Nutrient

Dalam bagan di atas terlihat bagaimana: mereka (bakteri-bakteri itu) saling memberi, saling menerima, dan saling mendukung.

Baca juga tentang: Apa Itu Probiotik Siklus?

Untuk konsep bahwa dalam siklus itu ada sistem saling melindungi, contohnya (seperti yang dijelaskan oleh Pak Basuki): ada bakteri yang bersifat thermophilic (tahan panas). Misalnya adalah nitrobacter. Golongan ini tahan panas hingga suhu 340 derajat C. Nitrobacter ini memiliki cangkang. Ketika PS dipanaskan (dicampur dengan air panas), maka bakteri-bakteri yang tidak tahan panas akan berlindung di dalam cangkang nitrobacter. Dengan demikian, bakteri-bakteri tersebut tidak musnah atau rusak karenanya.

Bakteri-bakteri itu juga mengeluarkan antibiotik yang akan digunakan sebagai “peluru” untuk menyerang zat-zat atau makhluk yang dianggap berbahaya bagi komunitas mereka. Ini juga merupakan salah satu contoh saling melindungi.

Dan kita semua yakin masih banyak sistem kerja mereka yang ajaib dan belum kita ketahui yang hanya bisa membaca hasil penelitian para pakar seperti Prof formulator.

Jawabannya kembali ke kita sendiri, apakah yakin telur ayam kampung itu sudah aman dan organik?

Supaya lebih yakin, amannya lebih baik direndam juga. Kita tidak tahu, apakah pakan ayamnya sehari-hari ayam itu bebas dari bahan-bahan berbahaya? Apakah ayam itu tidak disuntik horman, vaksin, dan lain-lain.

Kecuali ayam yang kita pelihara sendiri, yang sehari-harinya kita pastikan disuplai pakan organik juga 😁. Monggo tanpa direndam.

Lebih lanjut boleh baca: Menghilangkan Zat Berbahaya pada Sayuran dan Buah-buahan.


❓dr. Gini: Terima kasih sudah sharing videonya. Jadi bisa tau, mana telur organik dan bukan.

Pak Tri, mohon diajarin lagi, mengapa dg telur organik jadi tetap aman terhadap kolesterol?

🧔🏻P Tri : 1. Telur omega tinggi tidak pake vaksin dan obat2an kimia
2. Pakai pakan bikinan sendiri
3. Formulasi minum sudah menggunakan PS unggas khusus
4. Tidak perlu warna kuning telur orange.
5. Cincin kuning telur kental yg berfungsi menghasilkan omega tinggi dan penyerapan kolesterol.
Ada beberapa orang terkena asam urat dan colesterol yg sdh tdk konsumsi telur,dengan lahirnya telur omega,molai konsumsi lg dan alhamdulillah aman.

Admin Probindo

Admin Probindo

Mohon tunggu sebentar ya, Biasanya dibalas dalam beberapa menit ke depan.

I will be back soon

Admin Probindo
Hallo Assalamualaikum 👋
Nama Saya Afifah. Ada yang bisa saya bantu?
WhatsApp